Minggu, 28 Februari 2016

Upload Penulisan (Sumbang Buku)

Sumbang buku adalah langkah terakhir sebelum mendapatkan sertifikat/stls/ijazah, dengan membayar blanko sesuai jenjang penulisannya yang diberikan oleh bagian loket Perpustakaan. Sebelum melakukan sumbang buku, mahasiswa diwajibkan melakukan upload penulisan ke dua setelah slide presentasi sidang telah diverifikasi oleh bagian Perpustakaan. Dibawah ini langkah-langkah untuk mengupload penulisan via Studen Site, yaitu :

1. Pastikan dulu lembar pengesahan sudah ditandatangani semua sesuai bagiannya, lalu scan/foto untuk diupload
2. Isi dari softcopy file penulisan yang akan diupload harus sama seperti penulisan yang sudah dihardcover
3. Semua file yang akan diupload pastikan sudah berformat pdf serta Adobe Flash Player pada PC harus aktif
4. Seperti upload slide presentasi sidang sebelumnya, yaitu login akun Student Site, pilih Perpustakaan
5. Sebelumnya sudah ada room presentasi. Klik Upload Penulisan Ilmiah

6. Isi data sesuai perintah, seperti saat upload slide presentasi. Untuk upload penulisan keseluruhan, pilih jenis penulisan Penulisan Ilmiah Jenjang Setara Sarjana Muda (Untuk PI S1). Klik Lanjutkan Langkah Kedua
7. Klik Select Files, dan pilih semua file penulisan untuk diupload, dari cover sampai lampiran (jika ada lampiran), tidak harus urut. Klik Selesai
8. Definisikan semua dokumen sesuai filenya. Lalu Klik Kirim Penulisan
9. Jika telah selesai, maka room penulisan selesai dibuat, dan kotaknya masih merah
10. Untuk verifikasi, maka mahasiswa harus ke bagian Loket Perpustakaan tanpa ada bukti upload, dengan membawa Hardcover penulisannya dan surat ACC maupun surat sidang.
11. Jika tidak ada kekurangan maupun kesalahan upload, maka bagian Perpustakaan bisa melakukan verifikasi penulisan dan mahasiswa bisa melakukan sumbang buku. 
12. Mahasiswa diberikan blanko sumbang buku sebesar Rp 50.000 (untuk PI S1), Rp 75.000 (untuk D3), Rp 100.000 (untuk Skripsi/Non-Skripsi) yang harus dibayarkan melalui Bank DKI
13. Setelah dibayarkan, mahasiswa kembali lagi ke Loket Perpustakaan untuk dicap sumbang buku dan sertifikat/stls/ijazah sudah bisa diambil 

NB : Jika ada kendala, hubungi bagian Perpustakaan

Semoga membantu :)

Rabu, 10 Februari 2016

Upload Slide Presentasi Sidang

Setelah sidang, mahasiswa Universitas Gunadarma diwajibkan untuk mengupload penulisannya ke Student Site masing-masing sebelum mendapatkan Sertifikat / STLS / Ijazah. Setelah selesai revisi setelah sidang, mahasiswa diwajibkan untuk menghardcover penulisannya sesuai jumlah yang ditentukan jurusan dan pada masing-masing hardcover harus sudah ditanda-tangan Dosen Pembimbing pada Lembar Pengesahan. Jika sudah memenuhi syaratnya, segera bawa berkasnya ke bagian loket Perpustakaan.
Sebelum berkas diserahkan ke bagian loket Perpustakaan, diharuskan mengupload penulisan. Berikut langkah-langkah upload penulisan pertama Slide Presentasi Sidang (PPT), yaitu :

1. Pastikan dulu bahwa isi presentasi harus sesuai penulisan yang sudah dihardcover, slide pertama harus ada Judul, Nama, NPM, Nama Dosen Pembimbing. Template harus sesuai Fakultas dan Format harus PDF serta Adobe Flash Player pada PC harus aktif
2. Login akun Student Site
3. Setelah itu klik pilihan Perpustakaan

4. Maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini, selanjutnya pilih Upload Penulisan Ilmiah 
5. Selanjutnya pilih lagi Upload Penulisan Ilmiah seperti digambar
6. Selanjutnya lengkapi data diri dengan sesuai dan tidak boleh ada tanda kutip. Pastikan diisi pada kolom yang diberi bintang
7. Untuk mengupload PPT, pilih jenis penulisan Slide Presentasi Sidang. Selanjutnya pilih             Lanjutkan Langkah Kedua.
8. Lalu selanjunya upload file PPT dan harus format PDF, dengan memilih select files dan pilih file PPTnya
9. Setelah selesai mengupload pastikan sudah selesai 100%, maka data akan muncul seperti dibawah ini, selanjutnya pilih Selesai
10. Selanjutnya akan tampil seperti dibawah ini, selanjutnya pilih definisikan dokumen, dan pilih sesuai file (Dokumen Presentasi) dan pilih simpan
11. Jika sudah, maka akan kembali ke tampilan awal dan room presentasi sidang sudah selesai dibuat. Selanjutnya pilih Cetak Bukti Presentasi dan cetak dengan kertas A4 secara portrait sebanyak 1 lembar
12. Tampilan barcode presentasi seperti dibawah ini, dan pastikan sudah benar dan sesuai

13. Setelah upload dan mencetak barcode, selanjutnya segera ke bagian loket Perpustakaan dengan membawa Hardcover dan Barcode Presentasi Sidang untuk diverifikasi dan dicap.
14. Jika sudah selesai diverifikasi, maka selanjutnya ke loket PI untuk melengkapi tanda tangan di lembar pengesahan

Langkah Selanjutnya klik link dibawah ini :


NB : Jika ada kendala, hubungi bagian Pepustakaan

Semoga membantu :)


Minggu, 24 Januari 2016

Tugas Softskill

                 1.      a. Pengertian Jenjang Sosial

                  b. Faktor Penentu Kelas Sosial



                 c. Pengukuran Kelas Sosial


2.       Jelaskan perbedaan pemasaran pada segmen pasar berdasarkan kelas sosial !

    Pemasaran pada segmen pasar berdasarkan kelas sosial berbeda – beda sesuai dengan kelas sosial yang ingin di tuju. Bisa dilihat apabila ingin memasarkan suatu produk yang mempunyai kelas sosial yang tinggi biasanya menggunakan iklan yang premium atau bisa di bilang lebih eksklusif karena dapat diketahui bahwa orang – orang yang berada di kelas sosial atau memiliki status sosial yang tertinggi, mereka lebih memilih produk yang higienis, terbaru, bermerk, dan kualitas yang sangat bagus.                                                                           Berbeda apabila pemasaran dilakukan untuk orang – orang yang berada pada kelas sosial terendah. Penggunaan iklan pun kurang di gencarkan dan biasanya malah lebih menggunakan promosi yang lebih kuat, karena kelas sosial yang rendah lebih banyak mementingkan sebuah kuantitas suatu produk dengan harga yang murah. Jadi berbeda sekali pemasaran yang dilakukan apabila melihat dari posisi kelas sosial yang ada.                                                                                                                                                             Untuk mencapai hasil pemasaran yang optimal, kita pertama kali harus terlebih dahulu melakukan segmentasi pasar atas produk yang akan kita jual. Segmentasi pasar pada intinya membagi potensi pasar menjadi bagian-bagian tertentu, bisa berdasarkan pembagian demografis, berdasarkan kelas ekonomi dan pendidikan ataupun juga berdasarkan gaya hidup (psikografis). Pembagian segmen yang paling lazim dilakukan adalah berdasarkan kelas sosial ekonomi. Sebagai misal, pembagian yang sering dilakukan adalah membagi lapisan pasar menjadi empat kelas : misal kelas C (le;as ekonomi rendah), kelas B (mengengah), kelas AB (mengengah atas), dan kelas A (golonagn atas).

     3.      Jelaskan pengertian difusi serta elemen pokoknya !
- Difusi :  Proses komunikasi inovasi antara warga masyarakat (anggota sistem sosial), dengan menggunakan saluran tertentu dan dalam waktu tertentu. difusi dapat merupakan salah satu tipe komunikai yakni komunikasi yang mempunyai ciri pokok, pesan yang dikomunikasikan adalah hal yang baru (inovasi). 
- Elemen Pokok :
1.    Inovasi : ialah suatu ide, barang, kejadian, metode yang diamati sebagai suatu yang baru bagi seseorang atau sekelompok orang, baik berupa hasil invensi atau diskoveri yang diadakan untuk mencapai tujuan tertentu.
2.    Komunikasi dengan saluran tertentu : Komunikasi dalam difusi inovasi ini diartikan sebagai proses pertukaran informasi antara anggota sistem sosial, sehingga terjadi saling pengertian antara satu dengan yang lain.
3.    Waktu : elemen yang penting dalam proses difusi, karena waktu merupakan aspek utama dalam proses komunikasi.
4.   Sistem social : kumpulan unit yang berbeda secara fungsional dan terikat dalam kerjasama untuk memecahkan masalah dalam rangka mencapai tujuan bersama.

      4.      Berikan contoh suatu difusi produk !
Yaitu produk sabun detergen, yang berinovasi dari hanya detergen untuk mencuci baju biasa sampai untuk pakaian berwarna, pakaian putih polos, sampai dengan detergen untuk mencuci pakaian dengan mesin cuci. 

Jumat, 01 Januari 2016

Review Jurnal

  Ø  JUDUL
Pengaruh Perilaku Konsumen Mobile Internet Terhadap Keputusan Pembelian Paket Layanan Data Unlimited Internet CDMA di DKI Jakarta

  Ø  PENULIS
Handy Noviyarto

  Ø  TAHUN
2010

  Ø  LATAR BELAKANG
Pertumbuhan akses internet di Indonesia sangat pesat, diawali dengan masuknya internet ke Indonesia sekitar tahun 1994. Berdasarkan data terakhir dari APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) di tahun 2007, pada saat ini pemakaian internet di Indonesia sudah mencapai lebih dari 25 juta, mengalami pertumbuhan populasi sekitar 10,5% dari hanya sekitar 2 juta pemakai di tahun 2000 (www.apjii.or.id ). Pertumbuhan perusahaan yang menyediakan jasa Internet di Indonesia berkembang sangat baik. Berdasarkan data yang diterima dari Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, ijin yang telah dikeluarkan untuk ISP sekitar 298, NAP sekitar 44 & Multimedia sekitar 25 sampai akhir 2007 . Secara realisasi data sampai akhir 2007, jumlah perusahaan yang menjadi anggota berjumlah 198 dan perusahaan secara operasional yang menjalankan bisnis penyedia jasa internet berjumlah 165. Bisnis telekomunikasi khususnya di Indonesia dalam beberapa kurun waktu ini sangatlah menarik dan menguntungkan untuk investasi pada bisnis tersebut. Hingga saat ini ada 11 (sebelas) operator telekomunikasi yang beroperasi di Indonesia,yaitu:
1. PT.Telkomsel
2. PT.Indosat
3. PT.XL Axiata
4. PT.Natrindo
5. PT.Hutchinson(Three)
6. PT.Mobile-8
7. PT.Sampoerna Telecom
8. PT.Smart Telecom
9. PT.Bakrie Telkom
10. PT.Telkom
11. PT.Pacific Satelit Nusantara
Sumber:Wikipedia
Populasi penduduk di Indonesia yang mencapai sekitar 230 juta jiwa menjadi prospek pasar/bisnis yang menjanjikan bagi operator telekomunikasi yang memberikan jasa layanan telepon bergerak atau selular. Pada masa mendatang, bisnis telekomunikasi khususnya untuk telepon bergerak diperkirakan akan tetap mengalami pertumbuhan. Penyelenggara bisnis telekomunikasi yang menyediakan jasa layanan internet dari selular/mobile internet harus cermat dalam menghadapi perilaku konsumen yang selalu menuntut kemudahan dan kepraktisan dalam menggunakan jasa internet. Menurut penelitian yang dilakukan net index yang diumumkan yahoo dan TNS (Hotel Le Meridien, Jakarta, Kabarindo,31/5/2010) mengenai tren internet di Indonesia , tahun ini menunjukkan beberapa perubahan penting dalam perilaku penggunaan internet di Indonesia yang merupakan pasar online terbesar dengan pertumbuhan tercepat di se-Asia Tenggara dengan penetrasi internet yang cepat. Indonesia telah mencatat lonjakan sebesar 26% di akses internet melalui perangkat mobile, meningkat dari 22% (2009) menjadi 48% (2010). Pertumbuhan ini didukung oleh banyaknya masyarakat Indonesia yang senang berinteraksi sosial melalui dunia maya, seperti Twitter, Facebook, Friendster.
Fenomena pertumbuhan internet dan pengguna Mobile internet di Indonesia tentunya menjadi target potensial operator telekomunikasi di Indonesia didalam memasarkan produk yang sesuai dengan keinginan konsumen. Teknologi GSM dan CDMA menjadi pilihan bagi pasar potensial bagi penyedia jasa operator telekomunikasi di Indonesia. Menurut Vice President CDMA Development Group Joseph R Lawrence, di sela-sela media round table di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (27/4/2010) yang dikutip oleh Susetyo Dwi Prihadi - Okezone ,pada tahun 2010 ini pelanggan CDMA di Indonesia diprediksi akan mencapai 41 juta pelanggan. Meningkat di 2011 dengan kisaran angka 47 juta, sehingga pada 2014 Qualcomm meyakini sekitar 61 juta pelanggan telekomunikasi di Indonesia akan menggunakan CDMA

  Ø  METODELOGI
Jakarta dijadikan lokasi penelitian karena DKI Jakarta merupakan ibukota negara dimana keunggulannya berupa jumlah penduduk yang tinggi (sekitar 10 juta jiwa) dan karakter penduduk yang memiliki mobilitas tinggi. Pola hidup dankerja penduduk Jakarta menumbuhkan permintaan akan teknologi internet yang bukan hanya untuk memenuhi fasilitas kerja namun sudah menjadi gaya hidup dan kemudahan mobilitas. Penelitian dilakukan di Jakarta dari bulan November 2009 sampai dengan Maret 2010. Jenis penelitian yang dilakukan adalah pengujian hipotesis yaitu untuk menjelaskan pengaruh antara dua variabel dengan pendekatan metode deskriptif dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna handphone yang dilengkapi modem untuk internet (mobile internet), khususnya yang menggunakan simcard dari operator telekomunikasi CDMA yang menggunakan paket layanan data “unlimited internet”, di sekitar wilayah DKI Jakarta. Peneliti pada awalnya melakukan sampel kewilayahan, berhubung peneliti mengalami kesulitan untuk mendapatkan angka untuk data primer populasi pengguna mobile internet dengan paket layanan data Unlimited Internet CDMA di DKI Jakarta , dan mengikuti aturan ilmu statistika mengenai desain dan prosedur sampling,akhirnya peneliti menggunakan Non Probability Sampling,dimana setiap anggota populasi tidak memiliki kesempatan atau peluang yang sama sebagai sampel. Penelitian menggunakan Convenience sampling atau Opportunity Sampling, dimana penarikan sampel menggunakan teknik kesesuaian (convenience) dilakukan dengan memilih unit-unit analisis yang dianggap sesuai oleh peneliti.Pemilihan sampel didasarkan kemudahan akses, misalnya teman, rekan kerja, mahasiswa, pelajar. Jumlah responden yang akan dijadikan sampel dalam penelitian ini ditetapkan berjumlah 100 responden.Data hasil survei dikumpulkan menggunakan kuesioner berisi pertanyaan terstruktur dengan jawaban dalam skala Likert,dimana skala pengukurannya Sangat Setuju(SS) dengan skala 5 dan Sangat Tidak Setuju(STS) dengan skala 1.Data akan diolah menggunakan program SPSS versi 16.0. 

  Ø  HASIL
Berdasarkan data yang diperoleh dari responden dan di analisa data SPSS versi 16.0 diperoleh hasil analisis:
• Variabel Faktor Budaya (X1) Untuk nilai rata-rata (mean) dengan perolehan angka tertinggi adalah dengan dimensi Kultur dan indikator X11 (1)dengan butir pertanyaaan “Saya tertarik memperhatikan penonjolan aspek-aspek tema budaya pada promosi/iklan unlimited data”, diperoleh nilai rata-rata 3,66. Berdasarkan tabel skor diatas,analisa dapat dikatakan baik untuk Faktor Budaya(X1), dimensi kultur dan indikator X11 (1) dan dapat diterima oleh responden. Dari Pernyataan dari sisi jawaban responden untuk Variabel Faktor Budaya, dari keseluruhan responden memberikan nilai Setuju(S) dengan prosentase mencapai 45%(Tertinggi) dan Sangat tidak Setuju (STS) dengan prosentase 1%(terendah) dengan adanya sesuatu yang berkaitan dengan faktor budaya (X1), berupa kultur dan kelas sosial dalam keputusan pembelian paket layanan data unlimited internet CDMA di DKI Jakarta .
• Variabel Faktor Sosial (X2) Untuk nilai rata-rata (mean) dengan perolehan angka tertinggi adalah dengan dimensi kelompok acuan dan indikator X36 (6)dengan butir pertanyaaan “Saya mempertimbangkan masukan rekan sejawat, rekan kerja, dan orang yang dekat dalam keseharian saya dikantor.”, diperoleh nilai ratarata 3,68. Dari Pernyataan dari sisi jawaban responden untuk variabel faktor social (X2), dari keseluruhan responden memberikan nilai Sangat Tidak Setuju (STS) dengan prosentase mencapai 1% (Terendah) dan Setuju (S) dengan presentase 46% (Tertinggi) dan Sangat Setuju (SS) dengan prosentase 12%, dengan adanya sesuatu yang berkaitan dengan faktor sosial (X2),berupa kelompok acuan dan keluarga memiliki pengaruh dalam keputusan pembelian paket layanan data unlimited internet CDMA di DKI Jakarta .
• Variabel Faktor Kepribadian (X3) Untuk nilai rata-rata (mean) dengan perolehan angka tertinggi adalah dengan dimensi Usia dan tingkat kehidupan dan indikator X48 (3) dengan butir pertanyaaan “Saya akan loyal pada layanan jasa yang memperhatikan mutu/kualitas ,kecepatan layanan jasa unlimited yang stabil.”, diperoleh nilai rata-rata 4,10. Dari Pernyataan dari sisi jawaban responden untuk variabel faktor kepribadian (X3), dari keseluruhan responden memberikan nilai Sangat Tidak Setuju (STS) dengan prosentase mencapai 1% (terendah) dan Setuju (S) dengan presentase 41% (tertinggi) dan Sangat Setuju (SS) dengan prosentase 17%, dengan adanya sesuatu yang berkaitan dengan faktor kepribadian (X3), berupa usia & tingkat kehidupan, pekerjaan/jabatan, keadaan ekonomi, serta gaya hidup memiliki pengaruh dalam keputusan pembelian paket layanan data unlimited internet CDMA di DKI Jakarta .
• Variabel Faktor Psikologi/Kejiwaan (X4) Untuk nilai rata-rata (mean) dengan perolehan angka tertinggi adalah dengan dimensi motivasi – Kepercayaan & sikap, indikator X86 (6) dan X106 (16) dengan butir pertanyaaan “Saya akan mengarahkan dan mendampingi anak saya untuk menggunakan internet secara bertanggung jawab.” “Saya akan lebih memilih layanan jasa internet yang konsisten terhadap layanannya baik dalam kualitas dan harga”. Kedua item in memperolah nilai rata-rata 4,04. Berdasarkan tabel skor diatas, analisa dapat dikatakan baik/tinggi untuk faktor psikologi (X4), dimensi motivasi – kepercayaan & sikap, indikator X86 (6) dan X106 (16) dan dapat diterima oleh responden. Dari Pernyataan dari sisi jawaban responden untuk variabel faktor psikologi (X4), dari keseluruhan responden memberikan nilai Sangat Tidak Setuju(STS) dengan prosentase mencapai 0% (terendah) dan Setuju (S) dengan presentase 48% (tertinggi) dan Sangat Setuju (SS) dengan prosentase 27%, dengan adanya sesuatu yang berkaitan dengan Faktor Psikologi(X4) ,berupa  motivasi,pandangan,belajar,kepercayaan dan sikap memiliki pengaruh dalam keputusan pembelian paket layanan data unlimited internet CDMA di DKI Jakarta.
• Variabel Faktor Keputusan Pembelian (Y) Untuk nilai rata-rata (mean) dengan perolehan angka tertinggi adalah dengan dimensi perilaku setelah membeli, indikator X163 (33) dengan butir pertanyaaan “Saya akan membatalkan berlangganan apabila layanan customer service tidak memuaskan.” Item in memperolah nilai rata-rata 4,02. Berdasarkan tabel skor diatas, analisa dapat dikatakan baik/tinggi untuk faktor keputusan pembelian (Y), dimensi perilaku setelah membeli, indikator X163 (33) dan dapat diterima oleh responden. Customer service memegang peranan yang sangat penting dan strategis baik diperusahaan secara umum dan di operator telekomunikasi, dimana konsumen harus dapat dilayani dengan informasi yang baik dan benar, dan apabila ada produk baru dan permasalahan yang dihadapi oleh konsumen, customer service dapat memberikan informasi yang dibutuhkan di gerbang terdepan perusahaan. Responden masih memandang rendah terhadap pelayanan dari Paket layanan data Unlimited internet CDMA yang diberikan oleh beberapa operator telekomunikasi CDMA yang menjadi target dari penelitian.

  Ø  KESIMPULAN
Hasil Regresi Berganda Faktor-faktor yang mempengaruhi Perilaku Konsumen dalam Keputusan pembelian Paket layanan data Unlimited Internet di DKI Jakarta :
   1.      Berdasarkan hasil regresi linier berganda dapat diketahui persamaan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil pengolahan data, Faktor Budaya(X1), Faktor Sosial(X2), Faktor Kepribadian(X3) dan Faktor Psikologi(X4) mempunyai hubungan positif dengan keputusan pembelian(Y) paket layanan data Unlimited internet CDMA di DKI Jakarta, hubungan positif menunjukkan bahwa jika Faktor Budaya (X1), Faktor Sosial (X2), Faktor Kepribadian (X3) dan Faktor Psikologi (X4) dengan Keputusan Pembelian (Y) paket layanan data unlimited internet CDMA, diukur dgn instrumen yang dikembangkan dalam penelitian ini, maka setiap perubahan skor Faktor Budaya (X1), Faktor Sosial(X2), Faktor Kepribadian (X3) dan Faktor Psikologi (X4) sebesar 1 satuan dapat diestimasikan skor Keputusan Pembelian (Y) Paket Layanan data Unlimited Internet CDMA akan berubah /meningkat sebesar 1 satuan, dengan asumsi variabel bebas (X) dalam kondisi konstan.

   2.      Berdasarkan pengolahan data untuk koefisien korelasi (R), didapatkan angka korelasi antara frekuensi Faktor Budaya (X1), Sosial (X2), Kepribadian (X3) dan Faktor Psikologi (X4) dan Keputusan pembelian Paket layanan data unlimited internet CDMA (Y) sebesar 0,702 dapat diartikan hubungan (korelasi) yang kuat/tinggi. Setiap terjadi peningkatan Variabel Faktor Budaya (X1), Sosial (X2), Kepribadian (X3), Psikologi (X4) maka Keputusan Pembelian(Y) Paket Layanan data Unlimited Internet CDMA akan semakin meningkat.

    3.      Berdasarkan Hasil Uji t : H1:a3≠0; Ada pengaruh antara variabel Faktor Kepribadian(X3) dengan Keputusan Pembelian Unlimited Internet CDMA (Y) di DKI Jakarta Dapat dibuktikan. H1:a4≠0; Ada pengaruh antara variabel Faktor Psikologi(X4) dengan Keputusan Pembelian Unlimited Internet CDMA(Y) di DKI Jakarta Dapat dibuktikan.

    4.      Bahwa diantara ke-empat variabel bebas; variabel Faktor Budaya (X1), Faktor Sosial (X2), Faktor Kepribadian (X3), Faktor Psikologi (X4) yang memiliki pengaruh paling besar/kuat/dominan dan signifikan dalam Keputusan pembelian Unlimited Internet CDMA (Y) adalah Variabel Faktor Psikologi (X4). Hal ini dibuktikan dengan peroleh nilai t hitung sebesar 3,608 (lihat hasil uji hipotesisÆ nilai t), yang didukung dengan peroleh nilai koefisien regresi standardized coefficient Beta sebesar 0,352 (Lihat tabel uji regresi linier berganda).

Kamis, 12 November 2015

Contoh Kasus Pengambilan Keputusan Oleh Konsumen

Pengambilan Keputusan Pembelian Handphone

Tahapan Proses Pengambilan Keputusan

      1.       Pengenalan Masalah
      2.       Pencarian Informasi
      3.       Evaluasi Alternatif
      4.       Keputusan Pembelian
      5.       Perilaku Pasca Pembelian

Seorang mahasiswa membutuhkan barang yang bisa digunakan untuk  mencari informasi di internet untuk tugas perkuliahannya. Dari permasalahan tersebut, maka mahasiswa tadi mencari informasi merk-merk Handphone yang ada dari banyak sumber  yang ada. Informasi yang didapatnya, bisa membuat bahan evaluasi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dengan melihat manfaat, kegunaan, fasilitas dan lain-lain sesuai dengan kebutuhannya dari  beberapa barang  serta merk tersebut. Setelah kegiatan mengevaluasi, maka dapat diambil keputusan sesuai dengan permasalahan yang ada, yaitu pengambilan keputusan sebuah Handphone, yang berasal dari kebutuhan konsumen yaitu yang bisa digunakan untuk mencari informasi di internet untuk tugas perkuliahannya dan bisa digunakan lebih praktis kapan saja dan dimana saja. Keputusan pembelian yang terjadi membuat sebuah kepuasan maupun ketidakpuasan terhadap barang yang dibeli. Karena barang yang dibeli mahasiswa sesuai dengan kebutuhannya, sehingga terjadi kepuasan akan pembelian Handphone tersebut serta akan membuat keputusan pembelian kembali akan merk Handphone tersebut pada masa depan.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan

      1.     Motivasi
Motivasi dari konsumen dari pengambilan keputusan Handphone adalah karna untuk memecahkan masalahnya yaitu barang bisa digunakan untuk mencari informasi di internet untuk tugas perkuliahannya
      2.      Persepsi
Dari informasi yang didapat dari berbagai sumber, didapat hasil untuk membeli Handphone merk tertentu
      3.      Pembentukan Sikap
Sikap untuk membeli barang yang sesuai kebutuhannya
      4.      Integritas
      Membeli merk Handphone sesuai barang yang disukai 

Sabtu, 07 November 2015

BAGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN





1. MODEL PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
2. TAHAPAN PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN



KETERANGAN :
    1.      Pengenalan Masalah = Proses membeli dengan pengenalan masalah atau kebutuhan pembeli menyadari  suatu  perbedaan  antara  keadaan  yang  sebenarnya  dan keadaan yang diinginkanya.
     2.      Pencarian Informasi = Seberapa  jauh  orang tersebut mencari informasi tergantung pada kuat lemahnya dorongan kebutuhan,   banyaknya   informasi   yang  dimiliki,  kemudahan memperoleh informasi, tambahan dan kepuasan yang diperoleh dari kegiatan  mencari  informasi.
      3.      Evaluasi Alternatif = Informasi  yang  didapat  dari  calon  pembeli  digunakan  untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai alternatif-alternatif yang dihadapinya serta daya tarik masing-masing alternatif.

-       Kriteria Evaluasi = Kriteria evaluasi berisi dimensi atau atribut tertentu yang digunakan dalam menilai alternatif-alternatif pilihan.
-      Menentukan Alternatif Pilihan = Konsumen memproses informasi dari beberapa informasi danmembuat pertimbangan untuk memuaskan kebutuhan, konsumen mencari manfaat produk dan memandang produk sebagai suatu rangkaian atribut, atribut yang menonjol dianggap penting
-    Menaksir Alternatif Pilihan = Menaksir alternatif pilihan adalah kegiatan mentaksir atau memprediksi pilihan alternatif setelah pilihan awal tidak berhasil dicapai, kegiatan ini berfungsi sebagai rencana jaga-jaga jika ada pilihan yang tidak berhasil.
-         Menyeleksi Aturan Pembelian Keputusan = Dalam mengambil keputusan terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, yang paling utama adalah yang paling maksimal dakam memenuhi berbagai kriteria yang dapat di capai oleh produk.

      4.      Keputusan Pembelian = Produsen harus memahami bahwa konsumen mempunyai cara sendiri dalam menangani informasi yang diperolehnya dengan membatasi alternatif-alternatif   yang   harus   dipilih   atau   dievaluasi   untuk menentukan produk mana yang akan dibeli.
     5.      Perilaku Pasca Pembelian = Apabila  barang  yang  dibeli  tidak  memberikan  kepuasan  yang diharapkan, maka pembeli akan merubah sikapnya terhadap merek barang tersebut menjadi sikap negatif, bahkan mungkin akan menolak dari daftar pilihan. Sebaliknya bila konsumen mendapat kepuasan dari barang yang dibelinya maka keinginan untuk membeli terhadap merek barang tersebut cenderung untuk menjadi lebih kuat.

   3. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

Sabtu, 17 Oktober 2015

Prefensi Konsumen Terhadap 2 Produk


Dari hasil wawancara terhadap 5 orang narasumber tentang produk  yang mereka gunakan, yaitu brand pakaian muslimah X dan Y  menghasilkan  tentang alasan masing – masing orang menggunakan produknya yaitu karena harga, kualitas, serta kebutuhan yang tiap orang berbeda. Dan dari wawancara tersebut, dapat dirincikan tentang kelebihan dan kekurangan tiap brand dibawah ini :

Kelebihan Dari Brand X :
Brand X mempunyai kelebihan antara lain yaitu pada harganya, harga-harga yang ditawarkan terjangkau ke setiap lapisan konsumen. Selain itu lokasi outlate resmi banyak ditemukan di daerah-daerah dan biasanya terletak diantara rumah-rumah penduduk sehingga konsumen lebih mudah untuk membeli produk X.

Kekurangan Dari Brand X :
Menurut wawancara saya terhadap narasumber yang memilih membeli produk X, produk X mempunyai kekurangan yaitu pada kurangnya variasi produk-produknya seperti, kerudung hingga baju syar’i.

Kelebihan Dari Brand Y :
Kelebihan dari Brand ini adalah pada variasi produk pakaian muslim yang beragam, dari untuk acara-acara sederhana sampai acara-acara resmi, pilihan modelnya juga banyak. Terlebih lagi brand Y saat ini sedang booming di masyarakat sehingga banyak konsumen membeli produknya.

Kekurangan Dari Brand Y :
Harga yang cukup mahal merupakan salah satu kekurangannya karena konsumen yang membeli dari lapisan konsumen yang berbeda-beda.


Kesimpulan dari wawancara Saya terhadap 5 orang narasumber dengan profesi berbeda, maka brand pakaian muslim yang paling banyak dipakai atau dipilih yaitu produk Y yaitu 3 orang yang alasan rata-rata memakainya karena variasi tiap produknya dan kualitas yang bagus sedangkan  konsumen X ada 2 orang yang alasan rata-rata harganya lebih terjangkau dan sederhana.